Hadis dikenal sebagai salah satu sumber utama ajaran Islam.
Namun, pernahkah terpikir bagaimana hadis diriwayatkan, diuji, dan dipelihara ketika dunia Islam menghadapi pergantian kepemimpinan, konflik, serta perubahan kekuasaan?
Buku Transmisi Hadis dan Eskalasi Politik Islam karya Prof. Dr. H. Idri, M.Ag. mengajak pembaca menelusuri hubungan antara periwayatan hadis dan dinamika politik Islam melalui perspektif historis-kritis.
Pembahasannya membawa pembaca melintasi masa Khulafa’ al-Rasyidin, peristiwa Fitnah Kubra, hingga era dinasti.
Dalam perjalanan tersebut, terlihat bagaimana perubahan politik turut berinteraksi dengan otoritas perawi, proses seleksi dan penafsiran, bahkan kemunculan fabrikasi hadis untuk kepentingan tertentu.
Di tengah situasi itulah, para ulama mengembangkan verifikasi sanad, kritik matan, serta berbagai perangkat metodologis untuk menguji keabsahan riwayat.
Proses ini memperlihatkan kesungguhan intelektual umat Islam dalam memelihara warisan kenabian agar dapat diterima secara bertanggung jawab.
Dengan pembahasan yang mendalam dan sistematis, buku ini membantu pembaca memahami bahwa sejarah hadis bukan sekadar perjalanan dari satu perawi kepada perawi lainnya.
Di baliknya terdapat proses pengujian, penyaringan, dan kodifikasi yang berlangsung di tengah perubahan sosial-politik yang kompleks.
Buku ini relevan bagi mahasiswa, akademisi, peneliti, pengajar, pemerhati sejarah Islam, serta pembaca yang ingin memahami ilmu hadis melalui sudut pandang yang lebih luas dan kritis.
Dapatkan buku Transmisi Hadis dan Eskalasi Politik Islam sekarang dan temukan bagaimana warisan kenabian dipelihara melalui ketelitian, keilmuan, dan perjuangan intelektual sepanjang sejarah Islam.