Apa yang tersisa ketika jabatan berakhir dan sorak kemenangan mereda?
Di balik panggung sejarah, ada perjalanan sunyi yang membentuk karakter, keteguhan, dan keberanian.
Banyak orang mengenal sosok Presiden ke-6 RI, namun hanya sedikit yang menyaksikan sisi mentor yang membimbing dengan tenang, tanpa amarah, tanpa gemuruh.
Dalam The Mentor: 9 Purnama di Sisi SBY, Merry Riana dan Alva Tjenderasa menuturkan perjalanan batin yang sarat makna bersama Susilo Bambang Yudhoyono.
Dari Pacitan hingga Stanford, dari masa tenang hingga krisis politik yang mengguncang, setiap “purnama” menghadirkan pelajaran tentang kepemimpinan moral, kesabaran, dan keteguhan pada nilai.
Ketika badai datang dalam bentuk upaya merebut kepemimpinan secara tidak sah, respons yang muncul bukan ledakan emosi.
Yang hadir justru ketenangan dan keyakinan. Sebuah kalimat sederhana yang menguatkan: ini bukan akhir, ini kesempatan untuk naik kelas.
Di sanalah makna mentor sejati terasa nyata.
Buku ini bukan sekadar kisah pertemuan tokoh besar. Ini adalah cermin untuk diri sendiri.
Tentang bagaimana tetap memilih “ilmu putih” ketika jalan pintas terbuka lebar.
Tentang bagaimana memimpin dengan cinta, bukan ketakutan.
Tentang bagaimana nilai menjadi warisan yang jauh lebih abadi daripada kekuasaan.
Anda akan menemukan inspirasi yang relevan untuk kehidupan pribadi, keluarga, karier, maupun kepemimpinan dalam lingkup apa pun.
Kisah yang membumi, reflektif, dan menggetarkan hati ini mengajak Anda merenung sekaligus melangkah lebih berani.
Jika Anda merindukan teladan kepemimpinan yang tenang namun tegas, lembut namun berprinsip, buku ini akan menyalakan kembali harapan itu di dalam diri Anda.
Temukan makna 9 purnama, dan izinkan nilai-nilai sejati membimbing langkah Anda mulai hari ini.