Banyak orang mengetahui bahwa KUHP Indonesia telah diperbarui.
Namun, tidak banyak yang benar benar memahami perubahan mendasar yang terjadi di dalamnya.
Pergeseran dari asas individual liberal peninggalan kolonial menuju asas keseimbangan berdasarkan Pancasila bukan sekadar perubahan pasal, tetapi perubahan cara pandang dalam memahami keadilan hukum di Indonesia.
Di tengah berkembangnya diskusi tentang hukum, moral, dan nilai Ketuhanan, muncul pertanyaan penting.
Sejauh mana relevansi KUHP baru dengan nilai nilai dalam Hukum Pidana Islam?
Apakah keduanya memiliki titik temu dalam membangun keadilan yang lebih manusiawi dan berkeadaban?
Melalui Relevansi Asas Keseimbangan Dalam KUHP Baru Dan Hukum Pidana Islam, pembaca diajak memahami hubungan antara pembaruan KUHP nasional dengan prinsip prinsip hukum pidana Islam secara lebih mendalam, ilmiah, dan mudah dipahami.
Ditulis oleh Yayan Muhammad Royani, buku ini menghadirkan sudut pandang akademik yang membuka wawasan tentang bagaimana asas keseimbangan dalam KUHP baru memiliki keterkaitan erat dengan nilai Ketuhanan dan ajaran agama, khususnya Islam.
Pembahasannya relevan bagi mahasiswa, akademisi, praktisi hukum, hingga masyarakat yang memiliki perhatian terhadap perkembangan hukum di Indonesia.
Buku ini tidak hanya memperluas pemahaman tentang reformasi hukum pidana, tetapi juga membantu pembaca melihat bagaimana nilai keadilan dapat dibangun melalui keseimbangan antara hukum negara dan nilai moral spiritual.
Dengan bahasa yang sistematis dan berbobot, buku ini menjadi referensi penting untuk memahami arah baru hukum pidana Indonesia di masa depan.
Karena memahami hukum bukan hanya tentang mengetahui aturan, tetapi juga memahami nilai dan tujuan keadilan di baliknya.
Miliki segera Relevansi Asas Keseimbangan Dalam KUHP Baru Dan Hukum Pidana Islam dan perdalam wawasan Anda tentang reformasi hukum pidana Indonesia dari perspektif yang lebih luas dan bermakna.