Obrolan sederhana bisa berubah menjadi pertengkaran ketika dua orang menangkap maksud yang berbeda.
Yang satu ingin ditemani, yang lain mengira perlu memberi solusi. Yang satu memilih diam, yang lain merasa diabaikan.
Kadang, yang belum tersampaikan adalah kebutuhan di balik sikap tersebut.
Namun, tanpa percakapan yang terbuka, masing-masing bisa terus merasa paling tidak dimengerti.
Buku Pria Posesif Wanita Sensitif karya Weda S. Atmanegara mengajak Anda mengenali perbedaan cara berpikir dan mengungkapkan perasaan dalam hubungan pria dan wanita.
Di dalamnya, Anda akan menemukan pembahasan tentang cara memperlakukan dan menghargai pasangan.
Bahan bacaan untuk melihat hubungan dari sudut pandang yang lebih luas, sekaligus merenungkan kebiasaan saat berbicara maupun mendengarkan.
Bayangkan ketika perbedaan menjadi kesempatan untuk saling mengenal.
Ada ruang untuk bertanya, menjelaskan maksud, dan memahami apa yang dibutuhkan oleh kedua pihak.
Dengan fokus pada pemahaman dan penghargaan terhadap pasangan, buku ini dapat menjadi awal diskusi bersama.
Karena setiap orang memiliki pengalaman, perasaan, dan cara berkomunikasi yang perlu dikenali secara pribadi.
Hubungan yang dekat tetap membutuhkan perhatian.
Salah satu langkahnya adalah meluangkan waktu untuk memahami orang yang berjalan bersama kita.
Miliki Pria Posesif Wanita Sensitif dan temukan bahan refleksi untuk saling mengenal lebih dalam