Saat berkenalan, pertanyaan yang sering muncul adalah “Kerja di mana?” Jawabannya biasanya singkat.
Padahal, ada banyak bagian hidup yang tak muat dalam satu jawaban.
Ada peran di keluarga, hobi yang selalu ingin ditekuni lagi, dan minat yang belum sempat dicoba.
Dalam buku Multi Identitas, Zahid Ibrahim mengajak pembaca melihat apa yang terjadi ketika satu peran dijadikan ukuran untuk seluruh hidup.
Saat sukses hanya punya satu ukuran, pencapaian orang lain mudah terasa seperti kekurangan diri sendiri.
Padahal, kesempatan dan keberuntungan juga ikut membentuk hasil yang terlihat.
Bayangkan tetap menjalani pekerjaan dengan baik sambil punya waktu untuk hal lain yang disukai.
Buku ini menawarkan cara untuk memulainya.
Tentukan kemampuan yang perlu dikuasai untuk menjalani tanggung jawab utama, lalu sisihkan waktu untuk minat dan peran lain yang juga penting.
Lewat pembahasan dan saran praktis, Multi Identitas membantu pembaca menimbang pilihan saat harapan lingkungan berbeda dengan hal yang dianggap penting dalam hidup.
Pesan buku Multi Identitas karya Zahid Ibrahim dan temukan cara memberi ruang bagi lebih banyak hal yang bermakna.