Di balik kitab tafsir, ada kisah tentang ulama yang ingin membantu masyarakat memahami isi Al-Qur’an.
Bagaimana mereka menjelaskan maknanya kepada pembaca dengan bahasa dan kebiasaan yang berbeda?
Buku Khazanah Tafsir Nusantara karya Dr. Ahmad Zainal Abidin, M.A. dan Thoriqul Aziz, M.Ag. mengajak Anda mengenal 14 kitab tafsir karya tokoh Islam Nusantara, dari ‘Abdur Rauf as-Singkili, Kiai Sholeh Darat, dan Syaikh Nawawi al-Bantani hingga HAMKA dan M. Quraish Shihab.
Ada tafsir berbahasa Arab, beraksara pegon, menggunakan bahasa daerah, hingga berbahasa Indonesia.
Pilihan itu memiliki tujuan yang dekat dengan kehidupan masyarakat: agar Al-Qur’an tidak hanya dibaca, tetapi juga dipahami.
Melalui buku ini, Anda dapat mengenal latar belakang para penulis, alasan mereka menyusun tafsir, serta cara mereka menjelaskan ayat-ayat Al-Qur’an.
Perbedaan pendekatan tradisionalis dan modernis turut membuka wawasan tentang kekayaan pemikiran Islam di Nusantara.
Pembahasannya disusun secara biografis dan analitis, mencakup karakteristik, susunan, metode, sumber, serta corak penafsiran setiap karya.
Bekal berharga untuk memperluas bacaan, mendukung kajian, atau mengenal perjalanan tafsir di negeri sendiri.
Semakin mengenal karya para ulama, semakin banyak sudut pandang yang dapat dipelajari untuk memahami warisan keilmuan mereka.
Miliki Khazanah Tafsir Nusantara dan mulai jelajahi kekayaan tafsir karya ulama Nusantara.