Layar membuka banyak kesempatan bagi anak untuk belajar dan bermain.
Namun, di balik keseruannya, ada kebutuhan yang tetap penting: didengar, dipahami, dan terhubung dengan orang-orang di sekitarnya.
Mendampingi anak di era digital bukan hanya soal menentukan kapan gawai harus dimatikan.
Memahami bagaimana teknologi memengaruhi emosi, perilaku, dan pergaulannya juga menjadi bekal berharga.
Buku Kesehatan Mental Anak pada Era Digital, Tantangan, Fakta, dan Harapan karya Dr. Andromeda, S.Psi., M.Psi., Psikolog, dkk. mengajak pembaca melihat dunia digital dari sudut pandang tumbuh kembang anak.
Pembahasannya mencakup kecanduan gawai dan game, kecemasan serta depresi, hingga berkurangnya komunikasi interpersonal dan aktivitas fisik.
Bukan untuk menumbuhkan ketakutan, melainkan membantu pembaca memahami tantangan yang perlu mendapat perhatian.
Bayangkan memiliki bekal untuk mendampingi anak menggunakan teknologi, sekaligus memberi ruang bagi percakapan, aktivitas, dan hubungan yang bermakna.
Melalui strategi membangun resiliensi digital dan pola asuh adaptif, buku ini menjadi bahan belajar bagi orangtua, pendidik, serta profesional kesehatan mental.
Ditulis oleh ilmuwan psikologi, praktisi, dan psikolog klinis di bawah naungan Ikatan Psikologi Klinis (IPK) HIMPSI, isinya memadukan teori psikologi, temuan ilmiah, dan praktik lapangan.
Karena kecakapan menggunakan teknologi perlu berjalan bersama kesehatan emosional dan sosial anak.
Mulai langkah pendampingan dengan memahami dunia anak lebih dekat.