Dampak Negatif Ketika Orangtua Gunakan Hukuman Saat Anak Sulit Belajar Online, Bisa Berujung Tindak Kriminal Dikemudian Hari !!

-

Pembelajaran online kerap menghadirkan sejumlah tantangan, terlebih bagi orang tua yang kini menjadi pendamping utama anak belajar dari rumah.


Kesulitan mengendalikan emosi mengajari anak belajar, bisa menjadi salah satu masalah yang dihadapi orangtua.


Kekerasan saat mendampingi anak belajar, baik itu secara verbal maupun fisik, tak hanya bisa membuat anak kehilangan semangat untuk belajar. 


Kekerasan yang dilakukan oleh orangtua terhadap anak dapat memengaruhi perkembangan regulasi emosi dan perilaku buruk anak di kemudian hari. Seperti anak kehilangan kemampuan untuk menenangkan dirinya.


Sikap kasar dan ketidakmampuan mengendalikan emosi yang ditunjukkan oleh orangtua, berpindah kepada anak melalui interaksi.


Hal ini terjadi karena anak cenderung mengimitasi sikap orangtua yang mereka lihat. Orang dewasa yang pernah mengalami hukuman fisik berupa kekerasan ketika masih anak-anak memiliki kemungkinan lebih besar untuk melakukan kekerasan terhadap pasangan atau anaknya sendiri, dan atau melakukan tindakan kriminal.


Oleh sebab itu peran guru yang digantikan orangtua haruslah dilakukan dengan memperhatikan tumbuh kembang dan kemampuan anak. Lalu apa yang harus kita lakukan sebagai orangtua di era pembelajaran online ini ?

Disiplin positif hadir sebagai jawaban atas segala tantangan di era pendidikan online. Lahir dari riset panjang ahli psikologi dan pendidikan. Inilah penelitian terkait cara mendidik anak yang telah dirangkum dalam 1 buku ini.

-

Yang Mereka Katakan Setelah Membaca Buku Disiplin Positif

Elis Solihah, Tangerang
''Ga nyangka ini keren banget ... bener-bener langsung ngaca diri dan "oooohh" "ya Allah ulah kitu gening" "pantesan" adalah kata2 yg selalu refleks aja keluar setiap sesi nya ... Manfaatnya tidak layak untuk diragukan, karena saya yg memang msh suka marahin anak dan nyesel setelahnya krn inget dampaknya buat anak. Jadi TAHU caranya gimana biar ga marahin anak dalam menerapkan aturan''.
Vidia Laela (Jakarta)
''Excited, ternyata pola asuh yg di terapkan selama ini masih banyak keliru nya ... Mudah-mudahan bisa mengubah kebiasaan penerapan disiplin menjadi pola disiplin positif''.
Eva Ferawati (Garut)
''Saya seakan ditampar dan membuat saya sadar apa yg saya lakukan ternyata keliru. Namun semua itu dapat saya perbaiki dengan bekal ilmu dari disiplin positif ini. Alhamdulillah Jazakumulloh Khoiron katsiron... Abah Irfan Amalee saya beruntung sekali bisa mengenal Abah''.
Narti Dahlia (Cianjur)
''Setelah menyimak, membaca, mendengarkan, baru menyadari betapa banyak kekeliruan yg sudah saya lakukan dalam mendidik anak-anak di rumah. Meskipun harus berproses untuk merubah kekeliruan tersebut saya siap untuk belajar mempraktekkan ilmu yang sudah saya peroleh. Terimakasih kepada Abah Irfan atas limpahan ilmu yang tak ternilai ini''.
Tresnawati Purnamasari (Kota Serang Baru)
''Membuka mata kami bahwa mendidik anak dengan disiplin positif itu sangat mungkin. Dengan menyederhanakan metode pendekatan melalui 7 prinsip yg sangat mudah dipahami dan sangat aplicable meskipun untuk melihat hasilnya tentu butuh waktu. Disamping itu kami juga mendapat semangat atau motivasi baru. Mudah-mudahan cita2 memiliki anak yg soleh solehah, kreatif, dan berdaya juang tinggi bisa tercapai dengan ilmu baru ini''.
Luthfiah Nur Rohmah (Garut)
''Saya jadi lebih faham dan mendalam mengenai disiplin positif. Awalnya saya memikirkan kesulitan dan beratnya penerapan disiplin positif. Namun setelah mempelajarinya lebih dalam saya jadi faham bahwa proses itu memang harus dan wajib dilalui. Semangat dan usaha adalah kuncinya''.
Reny Fitrianingsih
''Sebagai ortu, Saya seperti melihat sinar di kegelapan setelah mengikuti training WAABA ini... Selama ini spt tersesat tak tau arah dlm mendidik anak, skrg spt menemukan peta yg menunjukkan jln sampai ke tujuan ... Smg kami bs istiqomah utk belajar jd ortu yg lbh baik dlm mendidik anak2 kami mjd anak sholeh dan sholehah...amiin Jazakumulloh khoiron katsira utk Kang Irfan dan semua moderator utk sharing ilmunya yg super manfaa''.
Najeela Shihab (Pendiri Sekolah Cikal)
“Buku ini membantu memahami konsep disiplin positif (dan miskonsepsinya). Uraiannya mudah dicerna, dilengkapi contoh yang bisa langsung dicoba! Saya yakin bisa mendorong guru serta orangtua untuk mengubah praktik mendidik, agar anak-anak kita lebih berdaya”
Septi Peni Wulandari (Pendiri Institute Ibu Profesional Peraih Kartini Next Generation Award)
“Hadiah dan hukuman dua hal ini sudah cukup lama mewarnai dunia pendidikan anak-anak kita. Buku ini akan membukakan mata kita para orangtua dan pendidikan, bahwa anak-anak membuka adalah mahluk dengan system “thinkink” yang dahsyat. Sehingga saying sekali kalau selama ini kita selalu by pass stimulus langsung ke respon. Kang Irfan sebagai penulis memberikan stimulus ke anak-biarkan anak berpikir- baru kita lihat respon. Sehingga hukuman dan hadiah, akan berubah menjadi konsekwensi dan dukungan. Bagi anda yang ingin memuliakan anak-anak wajib membaca buku ini''.
Kak Andi Yudha Asfandiyar (Praktisi pendidikan dan kreatifitas, Founder PicuPacu Kreativitas Indonesia)
“Saat orangtua bingung menyamakan frekuensi pada pola asuh anak-anaknya, bagaumana membangun karakter positif mereka, bagaimana mendorong semangat teku, bagaimana berkomunikasi secara jitu dengan mereka, buku berkarakter ini mudah dipahami, praktis, dan putra-putrinyapun bisa membacanya. Buku ini sangat menyegarkan''.
-

Kenapa Harus Beli Buku ini ?

Membongkar 7 kesalahpahaman mendasar tentang kedisiplinan dalam praktik pendidikan dan pengasuhan.
Menyajikan 7 prinsip disiplin positif yang akan mengubah cara pandang dan praktik anda dalam mendidik anak/siswa.
Menjawab kebingungan sekolah dan orangtua dalam menghadapi berbagai permasalahan umum ketidakdisiplinan di sekolah dan rumah.
Mudah dipahami karena disertai cerita menarik, contoh praktik yang sudah terbukti, diperkuat dengan riset dan dilengkapi dengan lembar kerja untuk latihan.
Cocok untuk orangtua dan guru bisa diterapkan di sekolah, rumah, dan pesantren.
Isi Buku yang full color sehingga menyenangkan untuk dibaca.
Hard cover yang di design dengan bahan berkualitas.
Sudah terbit hingga cetakan ke-4 dalam waktu kurang dari dua tahun.

Daftar isi

-
-

Testimoni

-
-
-

Berapa Harga Untuk Buku ini ?

Berapa Harganya ?

Rp.498.000

Khusus Untuk Hari ini Saja!!



Hanya Rp 249rb

Selain itu, Jika membeli Hari ini Juga. Anda Akan mendapatkan Bonus Berupa :

-
-

Buku Misi Menjinakan 5 Binatang dan Poster Protokol Penerapan Disiplin untuk pendidik senilai Rp.149.000


-

6 ebook praktik disiplin positif senilai Rp.299.000


Hanya dengan Rp 249rb saja, anda sudah bisa mendapatkan buku Disiplin Positif dan juga bonus berupa buku, poster dan ebook senilai Rp. 448.000


Bonus dan promo akan berakhir dalam


5JAM
0MENIT
28DETIK

SEGERA PESAN SEKARANG KARNA PROMO DAN BONUS AKAN BERAKHIR TANPA ADA PEMEBERITAHUAN TERLEBIH DULU !!

-

Garansi dan Pengiriman

-
Bisa COD
Malas ke ATM..? Gak Punya Internet Banking..? atau Anda lebih nyaman bayar ketika barang datang..? Tenang.. karena Anda bisa bayar di tempat alias COD. Transaksi Dijamin 100% AMAN!
-
Garansi
Apabila barang yang di terima Cacat / rusak / tidak sesuai gambar / tidak sesuai pesanan, bisa dikembalikan / direturn. Dan Garansi 100% Uang Kembali , jika barang tidak sampai.

Yang Seringkali Menjadi Pertanyaan

Kenapa harus baca buku ini ?
-
Untuk siapa buku ini ?
-
Apa pesan buku ini ?
-
Apakah bisa diterapkan pada anak yang sudah remaja ?
-
Apakah ada batasan untuk berdiskusi langsung dengan penulisnya ?
-
Apa saja bahasan dalam kelas online ?
-
Apakah ada garansi dengan menerapkan metode ini ?
-
-