Ada kehilangan yang tidak pernah benar-benar selesai.
Waktu berjalan, orang-orang kembali tertawa, hidup tampak normal seperti biasa.
Namun di dalam hati, ada ruang kosong yang tidak bisa diisi oleh apa pun.
Kehilangan orangtua meninggalkan luka yang sunyi, yang sering kali kita pendam sendiri.
Ayah, Temui Aku Hari Ini karya Yusrina Sri adalah perjalanan menyusuri ingatan, membuka kembali percakapan yang tak sempat diucapkan, dan menuliskan rindu yang selama ini disimpan rapat.
Buku ini lahir dari keberanian menghadapi luka, bukan untuk memperpanjang kesedihan, tetapi untuk memahami dan perlahan menyembuhkannya.
Dengan bahasa yang jujur dan menyentuh, setiap halaman mengajak Anda menelusuri kembali momen-momen kecil yang dulu mungkin terasa biasa.
Kalimat-kalimatnya seperti pelukan hangat bagi siapa pun yang pernah merasa kehilangan.
Ia tidak menggurui, tidak pula memaksa, tetapi menemani dengan lembut.
Jika orangtua Anda masih ada, buku ini menjadi pengingat betapa berharganya waktu yang tersisa.
Jika mereka telah tiada, buku ini membantu Anda memahami bahwa rindu bukan tanda kelemahan, melainkan bukti cinta yang tak pernah selesai.
Anda akan menemukan bahwa mengingat bukan berarti terjebak di masa lalu, melainkan cara untuk memaknai kembali hubungan yang pernah ada.
Bayangkan duduk tenang, membaca satu demi satu halaman yang terasa begitu dekat dengan hati Anda. Seolah ada suara yang berkata, “Kamu tidak sendiri.”
Jika ada rindu yang belum sempat Anda sampaikan, mungkin inilah saatnya membuka buku ini.
Dapatkan Ayah, Temui Aku Hari Ini dan biarkan ia menjadi teman dalam merayakan kenangan dan cinta yang abadi.